TRIBUNMANADO.CO.ID - Telah beredar video Ibu-ibu Joget Tik Tok di dalam Masjid, goyangan bergiliran hingga tuai kecaman publik yang menjadi viral di media sosial.
Video berdurasi 14 detik, memperlihatkan tiga orang wanita berjilbab berjoget ala Tiktok di dalam sebuah masjid, Sabtu (15/2/2020). Rekaman video ini pun menjadi viral dan disebarkan di media sosial Facebook. Diunggah pertama sekali oleh akun Sanusi Firdaus pada hari Jumat (14/2/2020), hingga saat ini, video itu sudah ditonton sebanyak 1,2 miliar, dibagikan sebanyak 14.866 kali, dan dibanjiri 21.600 komentar.Dalam video tersebut, terlihat tiga orang wanita yang diperkirakan adalah Ibu-ibu. Mereka memakai pakaian seragam dan berjoget ria di dalam masjid. Ketiganya memakai Jilbab berwarna kuning, baju blouse motif bunga berwarna dasar hitam dan celana hitam. Viral Ibu-ibu tik-tok di dalam Masjid. (Facebook Sanusi Fidaus)Mereka berjoget secara bergantian menuju kamera untuk memainkan aplikasi Tik Tok.Salah satu diantara mereka bahkan berjoget pinggul. Dari video tersebut, tertera ID pemilik akun Tik Tok atas nama @milagrand.
Kisah memilukan anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, dengan cepat menyebar dan menggemparkan warga. Pembunuhan tersebut memang terbilang sadis lantaran Wahudin (28) tega membacok sang ayah dengan kapak besar, lalu membungkus jasadnya dengan karpet dan mengecornya di septic tank. Pasalnya alat yang digunakan untuk pembunuhan anak pada ayah kandung ini dengan memakai kapak besar. Setelah dibunuh, korban dibungkus karpet dan dicor di septic tank. Namun karena dihantui rasa bersalah dan ketakutan akan dihukum lama akhirnya pelaku yang pernah mengalami gangguan jiwa ini menyerahkan diri pada warga. Ternyata sesuai dari data riwayat tersangka, Wahudin (28) yang pernah dirawat beberapa kali di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mitra Siaga, Kabupaten Tegal. Udin, panggilannya diketahui pernah dirawat di RSJ Mitra Siaga pada tahun 2016, 2017 dan Mei 2019 lalu. Meski sempat diperiksa di RSJ, warga setempat menuturkan tersangka memiliki keseharian yang wajar seperti or...
WIKEN.ID - Rasanya tidak ada satupun wanita yang ingin ada yang lain di rumah tangganya. Ya, ini dia yang dillakukan seorang istri saat memergoki suaminya lagi asyik bersama wanita lain. Baru-baru ini beredar sebuah video viral yang menunjukkan momen 'menegangkan' saat seorang istri sah bertemu dengan seorang pelakor . Video yang viral tersebut menunjukkan detik-detik saat seorang istri memergoki suaminya sedang berjalan-jalan bersama seorang pelakor. Setelah menangkap basah suaminya berselingkuh, sang istri tampak mengamuk. Tak sendiri, sang istri meluapkan emosinya bersama teman-temannya yang datang. Dibutakan amarah, sang istri bersama teman-temannya langsung mencoba memukuli dan menendangi selingkuhan seuaminya. Bahkan, mereka sampai tega menelanjangi sang pelakor di pinggir jalan, dengan banyak orang yang menonton. Pelakor Ditendang hingga Ditelanjangi Istri Sah di Depan Umum, Sang Suami Malah Mati-matian Lindungi Selingkuhannya dari Amukan Istrinya Dikutip dar...
Sukun adalah nama sejenis pohon yang berbuah. Buahnya tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Orang-orang Eropa mengenalnya sebagai “buah roti.” Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata “sukun” dalam bahasa Jawa berarti “tanpa biji” dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. “Moyangnya” yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih (bahasa Jawa), kulu (bahasa aceh), kalawi (Minang). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah artocarpus altilis. Berikut beberapa manfaat daun dan buah sukun 1. Obat Ginjal Daun sukun dipercaya untuk mengobati ginjal karena mengandung saponin, polifenol, asam hidrosianat, kalium, asetilkolin, tannin, riboflavin, dan phenol. Kalium membuat batu ...
Comments
Post a Comment